KABARINDO.NEWS, POHUWATO – Kegembiraan yang terpancar dari wajah-wajah yang hadir menjadi bukti bahwa kegiatan sosial dan hiburan seperti Hoya-hoya yang dikelola Manajemen Ganteng-Ganteng Ceria (GGC) memiliki dampak positif bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta warga sekitar.
Tak hanya menyuguhkan wahana hiburan seperti komidi putar, kincir angin, rumah hantu dan lainnya, GGC juga memberi ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan usaha mereka.Ditemui Jum’at 27 Februari 2026, Manajer GGC, Aldyansah, mengungkapkan bahwa keterlibatan UMKM menjadi bagian penting dalam kegiatan pasar malam ini.
“Kami menyediakan tenant-tenant bagi pelaku usaha lokal, mulai dari penjual makanan, mainan anak, sepatu, hingga pakaian. Ini bentuk dukungan kami terhadap ekonomi lokal,” ujarnya.
Harganya pun cukup terjangkau, dengan tarif rata-rata sekitar Rp10.000 per wahana, menjadikan pasar malam ini ramah untuk semua kalangan masyarakat.
Aldyansah menuturkan, untuk kebersihan, pihaknya hanya menagih 2 ribu bagi para penjual untuk pengelolaan sampah di area pasar malam. Bukan hanya dari sekadar bisnis hiburan, GGC juga menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
“Kami hanya menagih uang 2 ribu untuk kebersihan bagi penjual sekitar pasar malam,” tambahnya.
Kehadiran pasar malam GGC di Pohuwato tak hanya menjadi sarana hiburan keluarga, tapi juga wujud sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesadaran lingkungan.













